Merawat rantai sepeda motor

Mengapa Rantai Sepeda Motor harus dirawat?

KARAT & GESEKAN adalah musuh terbesar yang membuat rantai putus/rusak. Akselerasi/percepatan yang kuat dan perlambatan meningkatkan ketegangan pada rantai sepeda motor (gambar).

Rantai sepeda motor, oli dan ban adalah bagian krusial dalam berkendaraan yang aman dan nyaman. Rantai bertindak seperti jagoan, melakukan tugas sulit dalam mentransfer/memindahkan tenaga dari mesin ke penggerak roda.

Tanpa inspeksi dan perawatan dapat mengakibatkan kerusakan fatal dan bahkan membahayakan nyawa pengendaranya.

1. Bersihkan rantai terlebih dahulu dengan PRIMO LUBE-10

Walaupun rantai perlu atau tidak perlu disetel, pastikan rantai Anda senantiasa bersih dan terlumasi dengan baik. Pembersihan adalah untuk menghindarkan kotoran menjadi keras dan menggerus logam sehingga aus.
Kebanyakan rantai modern adalah tipe o-ring dimana memakai komponen karet & sensitif terhadap solvent tertentu, pilihlah pembersih yang tepat seperti PRIMO LUBE-10.

Cara pemakaian:
1. Semprotkan PRIMO LUBE-10 dengan extention tube.
2. Putar perlahan roda sewaktu menyemprotkan ke bagian rantai dan sprocket.
3. Biarkan 1-2 menit, lalu bantu dengan kuas atau sikat gigi bekas untuk merontokkan kotoran membandel & mengeras, pelumas lama yang bercampur dengan kotoran debu, tanah, pasir, kerak, karat atau jelaga. Pastikan semua bagian dibersihkan dengan sempurna.

2. Lumasi rantai dengan PRIMO SLICK WAX atau LUBE WAX

Cara pemakaian:
1. Putar perlahan roda sewaktu menyemprotkan dengan tepat pada pin rantaiyang akan meneruskannya pada gigi sprocket.

2. Pastikan semua bagian dilumasi dengan sempurna.

3. Bersihkan kotoran atau cairan pelumas yang berlebihan

Lap dengan kain cairan yang berlepotan sehingga rantai dan badan kendaraan terlihat bersih dan enak dipandang. Pastikan semua gigi sprocket dan sambungan rantai bersih.

Tambahan:
Setel tegangan rantai bila perlu, jika diset benar, maka seharusnya rantai dapat digerakkan ke atas & ke bawah dengan jarak antara 0,75”-1” untuk mengukur tanda kelonggaran rantai yang pas.

Ketatkan as roda belakang bila perlu. Ketika menggerakkan as roda belakang, pastikan bahwa kedua sisi sudah sejajar/segaris sempurna sebelum diketatkan, jika tidak dapat menyebabkan keausan baik pada rantai maupun sprocket. Secara merata ketatkan baut as roda dan sebaiknya ganti pasak pin dengan yang baru.

Untuk perlindungan WAX maksimum, dianjurkan perawatan rantai dilakukan ketika kendaraan diistirahatkan (sore/malam) untuk siap dipakai keesokan harinya.